Rekam Jejak Mafia Veracruzana Fegs: Kelompok Pecahan Kartel yang Menguasai Veracruz
![]() |
Kartel Mafia Veracruzana Fegs: Kelompok Pecahan Kartel yang Menguasai Veracruz - Meksiko kembali diguncang oleh aksi kekerasan yang sangat ekstrem pada Maret 2024 lalu.
Video DokumenterL!ng Alternatif
https://gofile.io/d/Uh7TxtBonus VideoChannel Bahas Video ViralChannel Telegram
Sebuah kelompok kriminal baru yang menamakan diri mereka Mafia Veracruzana FEGS melakukan aksi unjuk kekuatan yang mengerikan di sebuah alun-alun kota di wilayah Veracruz. Kelompok ini secara terang-terangan membuang potongan manusia yang diduga merupakan anggota kartel rival di tengah jalan yang ramai.
Kejadian tersebut disaksikan langsung oleh warga setempat. Sebanyak lima orang sicario (pembunuh bayaran) yang menggunakan rompi anti-peluru dan senjata laras panjang turun dari mobil Jeep hitam. Sebelum meninggalkan lokasi, mereka melepaskan belasan tembakan ke udara sebagai bentuk "perkenalan" dan penegasan dominasi mereka di wilayah tersebut. Fenomena menarik terjadi pasca kejadian; alih-alih melarikan diri karena takut, warga justru berbondong-bondong mendekati potongan tersebut untuk memastikan bahwa korban bukanlah anggota keluarga atau orang yang mereka kenal.
Asal-Usul dan Transformasi Kelompok FEGS
Mafia Veracruzana, atau yang sering disingkat sebagai Kartel MV, bukanlah kelompok yang muncul begitu saja. Secara silsilah kriminal, mereka merupakan pecahan dari Kartel Del Golfo yang mulai menampakkan diri sekitar tahun 2017. Kelompok ini juga diyakini memiliki keterkaitan dengan aliansi bernama Grupo Sombra.
Ironisnya, beberapa anggota Mafia Veracruzana diketahui berasal dari CJNG (Cártel de Jalisco Nueva Generación), salah satu organisasi kriminal paling kuat dan berbahaya di Meksiko saat ini. Perpindahan anggota dan pecahnya faksi-faksi ini memicu konflik berdarah yang berkepanjangan di wilayah Veracruz, karena masing-masing kelompok berusaha memperebutkan jalur perdagangan ilegal yang strategis.
Strategi "Robin Hood" dan Manipulasi Sosial
Pada masa awal pertumbuhannya, Mafia Veracruzana menggunakan taktik klasik yang pernah dipopulerkan oleh gembong narkoba legendaris, Pablo Escobar. Mereka mencoba membangun citra positif atau filantropi di mata masyarakat bawah. Strategi ini dilakukan dengan cara membagikan hadiah Natal dan mendistribusikan bantuan logistik selama masa pandemi COVID-19.
Tujuannya sangat jelas, memenangkan hati dan pikiran rakyat (hearts and minds). Dengan berpura-pura menjadi sosok dermawan, kartel berharap masyarakat akan merasa segan, memberikan perlindungan secara tidak langsung, atau setidaknya tidak melaporkan aktivitas mereka kepada pihak berwenang. Kontrol sosial ini merupakan modal penting bagi kartel untuk menancapkan kuku kekuasaannya di suatu wilayah sebelum akhirnya menunjukkan wajah asli mereka yang kejam.
Runtuhnya Topeng Dermawan
Kedok "dermawan" tersebut perlahan runtuh seiring meningkatnya skala kekerasan mereka. Pada Juli 2025, Mafia Veracruzana menjadi sorotan nasional setelah terlibat dalam pembunuhan seorang pensiunan guru yang bekerja sampingan sebagai sopir taksi. Motifnya sangat sepele namun tragis: sang sopir menolak membayar uang pungutan liar (pungli) yang ditetapkan oleh kelompok tersebut.
Insiden ini menjadi titik balik bagi persepsi publik. Warga yang dulunya mungkin merasa terbantu dengan aksi sosial kartel, kini mulai menutup diri dan hidup dalam ketakutan. Pesan ancaman yang ditinggalkan di samping potongan tubuh di alun-alun kota menjadi bukti nyata bahwa kelompok ini tidak segan-segan menghabisi siapa pun yang dianggap menghalangi langkah mereka.
Upaya Pemerintah dan Realita di Lapangan
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan militer Meksiko terus memburu anggota Mafia Veracruzana untuk menekan angka kriminalitas di Veracruz. Namun, tantangan yang dihadapi sangat besar. Kartel di Meksiko memiliki pola organisasi yang terus menjamur; ketika satu pemimpin ditangkap atau satu faksi dihancurkan, seringkali muncul pecahan-pecahan baru yang jauh lebih radikal.
Tragedi di alun-alun Veracruz hanyalah satu dari sekian banyak potret kelam perang kartel di Meksiko. Meskipun pemerintah terus berupaya melakukan perlawanan, keberadaan kelompok seperti Mafia Veracruzana yang mampu bermutasi dari organisasi sosial menjadi mesin pembunuh menunjukkan betapa kompleksnya akar permasalahan kriminalitas dan kekuasaan kartel di sana.
.jpeg)
Saweria
Belum ada Komentar untuk "Rekam Jejak Mafia Veracruzana Fegs: Kelompok Pecahan Kartel yang Menguasai Veracruz"
Posting Komentar