Kisah Tragis Lifas, Warga Taliabu yang Meregang Nyawa Akibat Sergapan Piton Kebun Waspada di Hutan!
TALIABU – Sebuah tragedi memilukan menimpa seorang pria bernama Lifas di Desa Ufung, Kabupaten Pulau Taliabu.
Dokumenter https://aceimg.com/upload/?f=BRerrWpEK.mp4
Link Cadangan https://gofile.io/d/Pvxu3M
Korban dilaporkan meninggal dunia setelah disergap dan dililit oleh seekor ular piton raksasa sepanjang lebih dari 7 meter.
Peristiwa naas ini menjadi sorotan sekaligus peringatan keras bagi warga setempat mengenai bahaya satwa liar di area perkebunan.
Kejadian bermula ketika Lifas berniat menuju kebun milik saudaranya untuk mengambil sejumlah uang.
Di tengah perjalanan, korban memutuskan untuk menghentikan sepeda motornya sejenak guna memeriksa kondisi kendaraan. Tanpa disadari, seekor ular piton berukuran besar sudah mengintai dari balik semak-semak.
Dalam hitungan detik, predator melata tersebut langsung menyerang dan mengunci kaki korban. Dengan perbedaan ukuran yang sangat kontras.
Lifas sama sekali tidak berkutik. Kuatnya lilitan piton membuat korban terjebak dalam kondisi kritis tanpa bisa melakukan perlawanan.
Selang beberapa jam kemudian, warga sekitar yang melintas baru menyadari situasi mengerikan tersebut.
Massa segera berhamburan mencoba memberikan pertolongan dan melepaskan cengkeraman erat sang reptil dari tubuh Lifas.
Namun sayang, upaya penyelamatan tersebut dinilai terlambat. Kuatnya tekanan lilitan membuat nyawa Lifas (39) tidak tertolong lagi sebelum berhasil dievakuasi.
Tragedi ini menjadi peringatan keras, khususnya bagi masyarakat Taliabu yang kerap beraktivitas di kawasan hutan, perkebunan, maupun persawahan.
Warga, terutama mereka yang gemar mencari spot memancing di area terpencil, diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak berjalan sendirian guna menghindari potensi serangan predator serupa di kemudian hari.

Saweria
Belum ada Komentar untuk "Kisah Tragis Lifas, Warga Taliabu yang Meregang Nyawa Akibat Sergapan Piton Kebun Waspada di Hutan! "
Posting Komentar