Melawan Saat Ditangkap, Begal Asal Lampung Meregang Nyawa Usai di Dor Polisi
BANDAR LAMPUNG — Seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pembegalan berinisial J, alias Jon.
Dokumenter https://aceimg.com/upload/?f=pOXVtHNUG.mp4
Link Cadangan https://gofile.io/d/7RKzng
Di laporkan tewas setelah melakukan perlawanan saat akan diamankan oleh pihak kepolisian pada Rabu (3/6/2026).
Ironisnya, meski rekam jejak kriminal pelaku tergolong sadis, pihak keluarga justru tidak terima dan mengancam akan menggelar aksi demonstrasi menuntut keadilan.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Jon merupakan komplotan begal kambuhan yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Tidak hanya di ranah lokal, sepak terjangnya bahkan telah meluas hingga ke Jakarta dan beberapa wilayah antarprovinsi.
Dalam setiap aksinya, pelaku dikenal tidak segan-segan melukai hingga mengancam nyawa korban demi merampas harta benda mereka.
Penangkapan bermula saat aparat mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan Jon yang bersembunyi di rumah keluarganya. Polisi segera melakukan penyisiran ke lokasi.
Namun, proses penangkapan sempat berjalan dramatis lantaran pihak keluarga secara aktif mencoba menghalangi petugas dan melindungi pelaku.
Jon akhirnya berhasil diamankan. Namun, di tengah perjalanan menuju markas kepolisian, pelaku mencoba melakukan tindakan nekat dengan melawan petugas dan berusaha melarikan diri.
Demi menjaga keselamatan personel dan mencegah pelarian, polisi terpaksa melepaskan tembakan tegas dan terukur guna melumpuhkan pelaku. Jon dinyatakan meninggal dunia akibat tindakan tersebut.
Suasana kian memanas saat jenazah pelaku dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan. Istri dan keluarga besar pelaku mengamuk, bahkan berhasil memprovokasi warga kampung setempat untuk ikut membelanya.
Narasi-narasi bernada kesedihan yang menyudutkan aparat pun mulai bertebaran di media sosial Facebook, mencoba menggiring opini publik seolah-olah pelaku adalah korban kriminalisasi.
Pihak kepolisian sebenarnya telah menunjukkan iktikad baik dengan mendatangi rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa sekaligus memberikan santunan, mengingat pelaku diklaim sebagai tulang punggung keluarga.
Kendati demikian, ketegangan belum sepenuhnya mereda. Warga dan kerabat pelaku dikabarkan ingin merencanakan aksi unjuk rasa ke kantor polisi untuk menuntut pertanggungjawaban atas kematian sang buronan.

Saweria
Belum ada Komentar untuk "Melawan Saat Ditangkap, Begal Asal Lampung Meregang Nyawa Usai di Dor Polisi"
Posting Komentar