Kembali Terulang, Insiden Tragis di Jembatan Gladak Perak Ingatkan Warga pada Kasus Cangar
LUMAJANG — Masyarakat di sekitar Jembatan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Dokumenter https://aceimg.com/upload/?f=lbGfidIVe.mp4
Ling Cadangan https://gofile.io/d/2W1tD5
Laka Indramayu https://aceimg.com/upload/?f=qZWxUGnbi.mp4
Digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria paruh baya di dasar aliran Sungai Besuk Kobokan pada Senin malam.
Kejadian tragis ini mengundang perhatian luas lantaran memiliki kemiripan pola dengan insiden serupa yang pernah terjadi di Jembatan Cangar, Kota Batu.
Peristiwa bermula saat sore hari, ketika sejumlah warga yang melintas melihat seorang pria paruh baya berdiri sendirian di tepi jembatan.
Menurut kesaksian warga sekitar, pria tersebut tampak berdiri dalam waktu yang cukup lama sembari merenung dan menatap kosong ke arah jurang di bawah jembatan yang diperkirakan memiliki kedalaman hingga 40 meter. Saat itu, korban terlihat membawa sebuah tas ransel di pundaknya.
Kecurigaan warga memuncak ketika mereka kembali melewati jalur tersebut beberapa saat kemudian. Sosok pria paruh baya itu sudah tidak terlihat lagi di tempat semula.
Di lokasi ia berdiri, warga hanya menemukan tas ransel milik korban yang sengaja ditinggalkan tergeletak di atas pembatas jembatan.
Menyadari situasi yang tidak beres, warga segera berinisiatif melakukan pencarian menggunakan alat penerangan seadanya ke dasar aliran sungai.
Setelah menyisir area di bawah jembatan, kekhawatiran warga terbukti. Pria tersebut ditemukan tergeletak di dasar jurang dalam kondisi sudah tidak bernapas akibat benturan keras setelah jatuh dari ketinggian jembatan.
Sebagai upaya untuk mengungkap identitas korban, warga bersama petugas kepolisian memeriksa isi tas ransel yang ditinggalkan. Namun, tidak ditemukan dokumen kependudukan seperti KTP atau kartu identitas lainnya.
Di dalam tas tersebut hanya terdapat beberapa perlengkapan pribadi sederhana, seperti pakaian ganti, sabun mandi, alat ibadah berupa kopyah, sisa makanan, serta sebuah telepon genggam yang layarnya sudah dalam kondisi hancur pecah.
Melihat kondisi barang-barang bawaannya, muncul dugaan kuat di kalangan warga bahwa pria paruh baya tersebut merupakan seorang perantau yang sedang dalam perjalanan jauh.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Candipuro masih mendalami motif pasti di balik peristiwa memilukan ini.
Polisi mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu proses identifikasi jenazah di rumah sakit.

Saweria
Belum ada Komentar untuk "Kembali Terulang, Insiden Tragis di Jembatan Gladak Perak Ingatkan Warga pada Kasus Cangar"
Posting Komentar