Kronologi Kasus ODGJ Tega Menghilangkan Nyawa Ibu Sendiri

PEMATANGSIANTAR – Sebuah tragedi memilukan mengguncang warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. 

Dokumenter https://aceimg.com/upload/?f=cHHiETncY.mp4

Ling Cadangan https://gofile.io/d/DCcDll

Bonus https://aceimg.com/upload/?f=lgC4x0IDO.mp4

Seorang lansia berinisial R (85) ditemukan meregang nyawa di kediamannya sekitar tiga hari yang lalu. 

Korban diduga kuat dihabisi secara keji oleh putri kandungnya sendiri, S (40), yang selama ini tinggal berdua bersamanya. Peristiwa tragis ini diduga dipicu oleh masalah sepele yang terjadi di antara keduanya.

Kronologi Penemuan Jasad Korban oleh Tetangga

​Peristiwa berdarah ini pertama kali terungkap ketika seorang tetangga korban mendatangi rumah tersebut untuk mengantarkan surat undangan. 

Saksi menaruh curiga setelah berulang kali mengetuk pintu namun tidak mendapat jawaban seperti biasanya. Tak berselang lama, pintu akhirnya dibuka oleh pelaku S.

​Saksi seketika terkejut melihat kondisi tangan pelaku yang telah berlumuran cairan merah kental. Karena curiga dan khawatir terjadi sesuatu yang buruk, saksi langsung menerobos masuk menuju area dapur. 

Di sana, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka-luka yang memprihatinkan. Saksi kemudian segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar yang langsung memadati lokasi kejadian.

Diduga Dipicu Gangguan Jiwa dan Penolakan Bubur

​Berdasarkan keterangan dari sejumlah tetangga, pelaku S diketahui memang telah lama mengidap gangguan jiwa atau masalah kesehatan mental. 

Selama ini, korban dan pelaku hanya tinggal berdua di rumah tersebut, sehingga kehidupan sehari-hari mereka kerap mengundang simpati dan keprihatinan dari lingkungan sekitar.

​Puncak emosi pelaku diduga terjadi ketika ia meminta dibuatkan bubur kepada ibunya. Namun, karena keterbatasan kondisi, sang ibu menjawab bahwa bubur yang diminta tidak ada. 

Penolakan tersebut rupanya menyulut kemarahan spontan dari pelaku, hingga berujung pada tindakan penganiayaan berat yang merenggut nyawa ibu kandungnya sendiri.

Pelaku Diamankan Polisi untuk Pemeriksaan Kejiwaan

​Pihak kepolisian dari Polres Pematangsiantar yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). 

Petugas segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban untuk kepentingan visum. Saat ini, jenazah korban kabarnya telah diserahkan kepada pihak keluarga besar dan sudah dimakamkan dengan layak.

​Sementara itu, pelaku S telah diamankan oleh petugas kepolisian guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mengingat rekam medis dan indikasi kuat adanya gangguan jiwa yang diidap pelaku.

Pihak kepolisian berencana akan segera menyerahkan S ke rumah sakit jiwa untuk menjalani observasi psikologis formal demi menentukan kelanjutan proses hukum.

Belum ada Komentar untuk "Kronologi Kasus ODGJ Tega Menghilangkan Nyawa Ibu Sendiri"

Posting Komentar

TOMBOL SHARE ARTIKEL

IKLAN TENGAH ARTIKEL PALING ATAS

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel

Recommended for you