Hanya Karena Candaan Disuruh Tidur di Teras, Ayah di India Tega Kapak Putrinya 17 Kali Hingga Tewas
Desember 22, 2025
Komentar
Hanya Karena Candaan Disuruh Tidur di Teras, Ayah di India Tega Kapak Putrinya 17 Kali Hingga Tewas - Di daerah Kadodara, India, seorang pria tega melakukan tindakan keji terhadap darah dagingnya sendiri hanya karena persoalan sepele yang berujung pada emosi yang tak terkendali. Kejadian yang sebenarnya terjadi pada bulan Mei 2023 ini menyoroti betapa berbahayanya amarah yang meledak tanpa bisa mengontrol emosi.
DokumenternyaAlternatif
https://gofile.io/d/bjJYH1Channel Bahas Video ViralChannel Telegram
Tragedi ini berawal dari hal yang sangat mendasar dan sehari-hari. Berdasarkan informasi yang di himpun, saat kejadian suhu udara di daerah tersebut sedang sangat panas. Sang istri menyarankan suaminya untuk tidur di teras rumah agar merasa lebih sejuk. Namun, saran yang sebenarnya berniat baik itu justru diterima dengan amarah yang meledak oleh sang suami.
Pria yang kemudian diidentifikasi sebagai Ramanuj Mahadeev Sahu (45 tahun) tidak terima dengan permintaan istrinya. Perdebatan mulut pun pecah dengan cepat dan meningkat menjadi aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ramanuj mulai memukuli istrinya, Rekha Devi (40 tahun), di dalam rumah mereka.
Putri mereka, Chandni Kumari yang baru berusia 19 tahun, mendengar keributan hebat tersebut. Melihat ibunya menjadi korban pemukulan oleh sang ayah, Chandni dengan berani berusaha melerai dan menghentikan kekerasan tersebut. Namun, Ramanuj yang sudah gelap mata justru melampiaskan amarahnya kepada sang putri.
Mengambil sebuah pisau dapur kecil, Ramanuj menyerang Chandni secara brutal. Dalam keadaan emosi yang tak terkendali, ia menusuk putrinya sendiri sebanyak 17 kali. Sang ibu yang ketakutan segera berlari keluar rumah untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian mengerikan itu kepada pihak kepolisian setempat.
Sayangnya, bantuan datang terlambat bagi Chandni Kumari. Ketika pihak kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP), gadis berusia 19 tahun itu ditemukan sudah tidak bernyawa. Luka fatal akibat 17 tusukan di sekujur tubuhnya membuat nyawanya tidak tertolong lagi.
Kejadian ini semakin memilukan saat sang ibu mengungkapkan fakta menyedihkan kepada kepolisian. Rekha Devi menceritakan bahwa dua bulan lagi adalah hari ulang tahun Chandni, dan ia sebenarnya telah menyiapkan hadiah spesial untuk putri kesayangannya tersebut. Namun, hari bahagia itu kini berubah menjadi masa duka yang tak berujung.
Ramanuj sendiri sempat mencoba melarikan diri setelah melakukan aksinya. Namun, warga sekitar dan tetangga yang sudah geram dengan perilaku kejinya berhasil menangkap pelaku sebelum ia menjauh. Massa yang emosional sempat menghakimi pelaku hingga babak belur. Tak lama kemudian, Ramanuj diserahkan kepada polisi dan langsung ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan.
Kisah tragis dari Kadodara ini menjadi peringatan keras bagi banyak pihak mengenai pentingnya manajemen emosi dan bahayanya KDRT. Hal sepele seperti tempat tidur yang seharusnya bisa dibicarakan dengan kepala dingin, justru merenggut nyawa seorang remaja yang memiliki masa depan panjang di hadapannya.
Hingga saat ini, sang ibu dilaporkan masih mengalami trauma berat akibat kehilangan putrinya dengan cara yang sangat sadis di tangan orang yang seharusnya menjadi pelindung keluarga. Sementara itu, pelaku harus menghadapi proses hukum berat atas tindakan yang telah menghancurkan keluarganya sendiri.

Saweria
Belum ada Komentar untuk "Hanya Karena Candaan Disuruh Tidur di Teras, Ayah di India Tega Kapak Putrinya 17 Kali Hingga Tewas"
Posting Komentar