Terjebak Janji Kerja di Eropa, Seorang Wanita Vietnam Menjadi Korban Penganiayaan di Kamboja
Kamboja - Praktik penipuan lowongan kerja internasional kembali memakan korban. Sebuah video yang sempat viral memperlihatkan tindakan brutal terhadap seorang wanita asal Vietnam di sebuah pusat scam di Kamboja.
Dokumenter https://aceimg.com/upload/?f=417764acc.mp4
Korban dilaporkan mengalami penganiayaan fisik menggunakan alat penyengat listrik lantaran gagal mencapai target kerja yang ditetapkan oleh sindikat.
Tragedi ini bermula saat korban tergiur tawaran bekerja di Eropa dengan iming-iming gaji besar. Melalui agen penyalur di kota asalnya, korban menyetujui persyaratan administratif.
Termasuk menyetorkan uang akomodasi dan dokumen yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Skema yang umum ditemukan pada jasa penyalur tenaga kerja non-mandiri atau LPK.
Kecurigaan muncul saat proses pemberangkatan. Alih-alih menuju Eropa, korban dibawa transit melalui beberapa negara Asia. Setibanya di Kamboja, korban justru disekap di sebuah kompleks apartemen yang berfungsi sebagai markas operasi scam.
Di tempat inilah, korban dipaksa bekerja di bawah tekanan kelompok mafia yang diduga memiliki jaringan lintas negara.
Kasus ini kembali menyoroti reputasi kelam Kamboja sebagai episentrum aktivitas penipuan daring di Asia Tenggara. Meski lokasi-lokasi ini kerap dilaporkan, penegakan hukum di wilayah tersebut dinilai lemah.
Muncul dugaan kuat adanya pembiaran oleh oknum aparat setempat demi perputaran ekonomi ilegal yang bernilai miliaran rupiah.
Penguasaan sektor ini oleh mafia internasional membuat praktik perbudakan modern tersebut sulit diberantas secara tuntas meski penindakan sesekali dilakukan.
Hingga saat ini, nasib wanita dalam video tersebut masih menjadi misteri. Setelah rekaman penganiayaannya tersebar luas, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai keberadaannya.
Banyak pihak mengkhawatirkan keselamatan nyawa korban mengingat ekstremnya kekerasan yang terjadi di dalam kamp-kamp penipuan tersebut. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran kerja luar negeri yang tidak transparan.

Saweria
Belum ada Komentar untuk "Terjebak Janji Kerja di Eropa, Seorang Wanita Vietnam Menjadi Korban Penganiayaan di Kamboja"
Posting Komentar